Terapi Berhenti Merokok

Tuesday, March 7, 2017 : 5:23:00 PM

Penggunaan rokok elektrik sebagai alat untuk membantu proses menghilangkan kecanduan rokok seseorang ternyata sudah dibantah oleh dokter. Karena nyatanya rokok elektrik juga berefek negatif bagi tubuh sama halnya dengan rokok tembakau pada umumnya, yang memiliki efek negatif bagi kesehatan tubuh. Dokter punya cara lain untuk membantu menghilangkan kecanduan rokok.

Dr Tribowo Ginting, Sp.KJ mengatakan ada dua jenis terapi yang dapat dilakukan untuk menghilangkan kecanduan rokok seseorang, yaitu terapi obat dan terapi perilaku.

1. Terapi obat adalah proses berhenti merokok dengan menggunakan obat. Obat tersebut akan bekerja dengan cara menutup sensor yang peka akan nikotin di otak seseorang, sehingga ia tak lagi merasa butuh dan kecanduan nikotin.

2. Terapi perilaku adalah pengobatan merokok berdasarkan ilmu psikiatri dan psikologi. Mencari tahu penyebab orang tersebut merokok. Beberapa penyebab orang merokok adalah, coba-coba, masalah keluarga, stres karena masalah pacar, stres karena faktor ekonomi, hingga faktor pengaruh lingkungan. Jika sudah diketahui penyebabnya, proses penyembuhan terhadap pecandu rokok akan berjalan lebih mudah.

Jika penyebabnya sudah diketahui baru akan dimulai terapi. Misalnya dengan mengajarkan bagaimana menolak ajakan untuk merokok atau mengajarkan kebiasaan-kebiasaan lain sebagai pengganti merokok.

Untuk membantu Anda berhenti merokok, ada beberapa cara yang dirangkum dari berbagai sumber. Cara tersebut antara lain:

1. Berhenti seketika
Jika hari ini Anda masih merokok, maka besoknya Anda harus berhenti sama sekali. Bagi kebanyakan orang, cara inilah yang paling berhasil dilakukan.

2. Penundaan
Tundalah saat merokok. Misalnya rokok pertama dihisap satu jam setelah buka puasa, jangan saat berbuka tiba langsung merokok. Hari berikutnya, rokok pertama dihisap dua jam setelah berbuka. Hari berikutnya, rokok pertama dihisap tiga jam setelah berbuka. Hari berikutnya  empat jam sesudah berbuka dan baru keesokan harinya tidak merokok sama sekali. Masing-masing waktu penundaan bisa juga dilakukan berselang dua hari.

3. Pengurangan
Setiap hari, jumlah rokok yang dihisap dikurangi secara berangsur-angsur dengan jumlah yang sama sampai nol batang pada hari yang ditetapkan. Misalnya hari pertama 10 batang, lalu selang satu atau dua hari berkurang menjadi 8 batang dan seterusnya.

Saat ini 0 comments :