Mengapa Makasar Disebut Ayam Jantan dari Timur

Saturday, November 19, 2016 : 8:17:00 PM

Mengapa Makasar Disebut Ayam Jantan dari Timur - Ya, Ayam Jantan Dari Timur atau Juku Eja memang merupakan julakan bagi makasar, bahkan juku eja juga disematkan sebagai nama julukun untuk tim sepak bola kebanggaan masarakat Makasar yaitu PSM MAKASAR.

Ada yang beranggapan itu adalah julukan Sultan Hassanudin, lalu di adopsi menjadi julukan kota. Itu julukan yang diberikan belanda untuk Sultan Hasanudin karena dianggap pemberaani.

Selain itu Orang bugis dan makassar memang hobi memelihara ayam jago(petarung). Biasanya Ayam jago yang di adu akan bertarung sampai mati. Keberanian ayam petarung dari makasar ini memang sudah terkenal dan membentuk karakter masyarakat disana.

Ayam Jantan dari timur adalah sebuah nama julukan yang diberikan oleh Belanda kepada Sultan Hasanudin, karena keberanian dari Sultan Hasanudin untuk melawan Belanda. Arti Ayam jantan dari Timur sendiri berarti Ayam Jantan / Jago (Berani) berasal dari Benua Timur (Makassar).

Selain di masyarakat Makasar Ayam Jantan ternyata juga mempunyai filosofi yang sakral dinegara lain. Contohnya seperti di eropa.

Filosofi ayam jantan di eropa itu sakral dan suci. Mungkin karena itulah belanda menjuluki Sultan Hasanudin seperti itu. Perlu diketahui juga cuma ada satu negara eropa yang mengunakan simbol ayam jantan yaitu Prancis. Sedangkan makassar diberi julukan itu. Karena keberanian dari Sultan Hasanudin untuk melawan Belanda. 

Baca juga: Cerita Mengenai Sejarah Nama Sumatera 

Menurut pengamatan hanya ada 2 suku bangsa besar dunia yang terkenal memake simbol ayam yaitu Makassar dan Prancis, eropa termasuk belanda memberi julukan ayam jantan karena ayam jantan itu simbol ksatria yg mulia. Diatas simbol singa,harimau maupun naga.

Jadi Ayam Jantan Dari Timur memang merupakan simbol panji-panji kebesaran dan julukan yang mempunyai arti sangat mendalam bagi masyarakat makasar serta republik indonesia ini. Julukan yang sangat pantas disematkan untuk makasar dengan ksatria pemberaninya Sultan Hassanudin.

Saat ini 0 comments :