Cerita Mengenai Sejarah Nama Pulau Sumatera

Friday, November 18, 2016 : 6:01:00 PM

Cerita Mengenai Sejarah Nama Pulau Sumatera - Pulau sumatera adalah merupakan pulau terbesar ke 6 di Indonesia. Selain hasil alam dan hasil buminya yang termasyur, Sumatera juga mempunyai sejarah menarik yang ada didalamnya. Tidak ada salahnya jika Anda mengenal sejarah Sumatera dari berabad-abad lalu. Sumatera sendiri mempunyai berbagai sebutan lain.

Dalam berbagai prasasti, Sumatera disebut dalam bahasa Sanskerta dengan istilah: Suwarnadwipa (pulau emas) atau Suwarnabhumi (tanah emas).Nama-nama ini sudah dipakai dalam naskah-naskah India sebelum Masehi.

Naskah Buddha yang termasuk paling tua, Kitab Jataka, menceritakan pelaut-pelaut India menyeberangi Teluk Benggala ke Suwarnabhumi.

Sejak zaman purba para pedagang dari daerah sekitar Laut Tengah sudah mendatangi Nusantara, terutama Sumatera.Di samping mencari emas, mereka mencari kemenyan dan kapur barus yang saat itu hanya ada di Sumatera.

Sebaliknya, para pedagang Nusantara pun sudah menjajakan komoditi mereka sampai ke Asia Barat dan Afrika Timur. Kata yang pertama kali menyebutkan nama Sumatra berasal dari gelar seorang raja Sriwijaya (raja) Sumtrabhumi (Raja tanah Sumatra), berdasarkan berita China ia mengirimkan utusan ke China pada tahun 1017.

Nama Sumatera berawal dari keberadaaan Kerajaan Samudera yang terletak di pesisir timur Aceh. Yang diawali kedatangan seorang petualang asa maroko yaitu Ibnu Batutah ke kerajaan tersebut pada tahun 1345, dia melafalkan kata Samudera menjadi Samatrah, dan kemudian menjadi Sumatra atau Sumatera.

Pendapat lain menyebutkan nama Sumatera berasal dari nama Samudera, kerajaan di Aceh pada abad ke-13 dan abad ke-14. Para musafir Eropa sejak abad ke-15 menggunakan nama kerajaan itu untuk menyebut seluruh pulau.

Selanjutnya Sumatera tercantum dalam peta-peta abad ke-16 buatan Portugis, untuk dirujuk pada pulau ini, sehingga kemudian dikenal meluas sampai sekarang.

Nama asli Sumatera, sebagaimana terdapat dalam sumber-sumber sejarah dan cerita-cerita rakyat, adalah Pulau Emas. Istilah tersebut disebutkan oleh cerita rakyat minangkabau yaitu Pulau Ameh (Pulau Emas) yaitu dalam cerita Cindua Mato. Dan seorang musafir dari Cina yang bernama I-tsing yang bertahun-tahun menetap di Sriwijaya (Palembang sekarang) pada abad ke-7, menyebut Sumatera dengan nama chin-chou yang berarti negeri emas.

Antonio Pigafetta tahun 1521 pertama kali memakai nama yang mendekati nama pada saat ini yaitu Somatra. Catatan-catatan orang Belanda dan Inggris, sejak Jan Huygen van Linschoten dan Sir Francis Drake abad ke-16, selalu konsisten dalam penulisan Sumatera. Bentuk inilah yang menjadi baku, dan kemudian disesuaikan dengan lidah Indonesia: Sumatera. Sehingga sampai sekarang Pulau Emas tersebut di beri nama Sumatera.

Pulau Sumatera, pulau terbesar ke 6 di indonesia ini memiliki nama lain yaitu :
  1. Pulau Andalas,
  2. Pulau Percha
  3. Pulau Emas.
Dari nama lain sumatera mungkin yang masih paling dikenal adalah Andalas, Karena beberapa buku dan tulisan dijaman sekarang banyak yang mengunakan nama Andalas sebagai penganti Sumatera.

Demikian sedikit sejarah Asal usul nama pulau sumatera yang menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Saat ini 0 comments :