Terungkap: Dibalik Postingan yang Sering "Minta Like" dan "Katakan Amin" Ternyata Sebagai Modus Gelap

Saturday, October 8, 2016 : 1:58:00 PM


Bagi kamu yang sering aktif di jejaring sosial facebook, pasti sering melihat postingan yang berisi foto-foto mengenaskan yang captionnya menyuruh untuk "katakan amin" dan "minta like"

Biasanya foto postingannya berisi foto orang kecelakaan, terkena musibah bencana, dan lai-lain , yang terkadang membuat hati kita merasa kasihan, lalu akhirnya kita like postingan tersebut.

Memang hal seperti itu sekilas tampak biasa saja, namun jika diperhatikan dan dipikirkan baik-baik, sebenarnya postingan seperti itu justru tidak perlu untuk diumbar-umbar atau dibagikan di jejaring sosial dan dimintai like? Emangnya kalau like-nya banyak si korban bisa terselamatkan?

Nah, karena merasa ada yang janggal, seorang pria pun melakukan percobaan yang akhirnya mengungkapkan adanya "modus bisnis gelap" dibalik postingan yang seakan-akan tampak mengenaskan tersebut.

1. Pria ini bernama Didik Nugroho.

Ia berhasil menjebak salah satu admin Facebook yang sering membagikan postingan-postingan minta like dan katakan amin.

2. Si Didik berpura-pura ingin membeli akun facebook yang mebagikan postingan tersebut, dengan harga 15 Juta

Seluruh percakapannya dengan si admin pun di screenshot dan dibagikan di sosial media sehingga semua netizen tahu dan bisa lebih waspada.

4. 1000.000 Like bisa dihargai sampai Rp2 Juta bahkan Lebih.

Perlu kamu ketahui, bahwa postingan dengan 100.000 LIKE bisa dijual dengan harga $150 USD atau Rp 2 Juta, lho ! Bahkan terkadang ada juga pihak yang menghargai sampai $200 USD, tergantung seberapa cepat LIKE itu bisa diperoleh.

5. Setelah dibeli oleh pihak tertentu, isi postingan tersebut akan diganti dengan Produk Iklan.

Jika akun facebook sudah dibeli, foto-foto mengenaskan di dalam setiap postingan akan diganti dengan produk iklan. Hal ini akan dapat membuat seakan-akan produk iklan tersebut sudah mendapatkan banyak Like.

6. Bahkan jika angka LIKE sudah sangat banyak, akun tersebut bisa dijual lagi untuk kepentingan Politik.

Status dengan jumlah Like mencapai 500.000 biasanya akan dibeli oleh pihhak yang berkepentingan di bidang politik, seperti untuk kampanye, kepentingan survey, dan sebagainya. Pokoknya bisa dibuat seolah-olah merupakan hasil Polling.

Duh, miris banget kan kalau dipikir-pikir. Rasa iba kita dengan menyumbangkan Like sudah ditipu dan dijadikan sebagai modal berbisnis gelap. Yuk, segera bagikan berita in, sebelum modus kejahatan semakin meningkat dan merajalela dimana-mana !

Saat ini 0 comments :