10 Goa Terindah Di Pulau Jawa Yang Bisa Anda Kunjungi

Thursday, October 20, 2016 : 1:49:00 AM

10 Goa Terindah Di Pulau Jawa - Goa adalah sebuah tempat yang berada di dalam tanah. Biasanya gua berbentuk sebuah ruangan yang cukup besar hingga manusia dapat masuk ke dalamnya. Umumnya goa terbentuk secara alami oleh pelapukan bebatuan hingga jauh menjorok ke dalam tanah, ataupun dapat pula dibentuk/dibuat oleh manusia dengan cara menggali tanah untuk keperluan persembunyian dan keperluan lainnya. Goa buatan manusia sering disebut bunker (tempat untuk berlindung).

Goa-goa yang terbentuk secara alami menampilkan ke-eksotis-an dan keindahan yang sangat menakjubkan, serta sangat menyatu dan serasi dengan alam di sekitarnya. Berbeda dengan goa-goa biasa bentukan/buatan manusia yang cenderung kaku atau terkesan biasa-biasa saja. Nah kesempatan kali ini kami akan sajikan top 10 goa alami terindah di pula jawa yang dapat anda kunjungi.

Berikut Daftar 10 Goa Terindah Di Pulau Jawa:

1. Goa Gong

Goa Gong, terletak desa Bomo, kecamatan Punung Donorejo, sekitar 140 selatan kota Solo atau 30 km arah barat-daya kota Pacitan, Jawa Timur. Dinamakan Goa Gong karena di dalamnya terdapat sebuah batu yang jika di pukul akan menimbulkan bunyi seperti Gong yang di tabuh. Perjalanan menuju gua ini relatif mudah, dengan jalanan setapak yang sudah di berbaiki dengan baik. Gua Gong diklaim sebagai Gua terindah di Asia Tenggara.

2. Goa Jomblang

Gua Jomblang merupakan salah satu dari ratusan gua indah di dunia, goa ini terkenal karena keunikan serta keindahan tak terbantahkan. Berlokasi di rentangan perbukitan karst pesisir selatan yang memanjang dari Gombong, Jawa Tengah; hingga kawasan karst Pegunungan Sewu, Pacitan, Jawa Timur, Gua Jomblang pernah dijadikan tempat pengambilan gambar Amazing Race Amerika pada tahun 2011. Gua vertikal yang bertipe collapse doline ini terbentuk akibat proses geologi amblesnya tanah beserta vegetasi yang ada di atasnya ke dasar bumi yang terjadi ribuan tahun lalu. Runtuhan ini membentuk sinkhole atau sumuran dengan luas mulut gua sekitar 50 meter perseg. Waktu terbaik untuk menikmati keindahan Gua Grubug adalah pukul 10.00 - 12.00. Sebab pada saat itu matahari berada di atas kepala sehingga tercipta pilar cahaya yang indah.

3. Goa Cerme

Masih termasuk ke dalam jajaran pegunungan karst yang memanjang dari Kebumen hingga Pacitan. Goa Cerme, tepatnya berlokasi di dusun Srunggo, Selopamioro, Imogiri, Bantul atau sekitar 20 km dari arah selatan Jogja. Goa Cerme tidak hanya menawarkan keindahan alam yang menakjubkan. Tetapi gua yang mempunyai panjang 1,5 meter ini juga menawarkan kekuatan mistis. Karena gua ini sampai sekarang masih digunakan untuk ritual bertapa. Selain ornamen dalam gua tersebut, terdapat juga sungai bawah tanah yang bersir dan dapat diminum.

4. Goa Buni Ayu

Buniayu sendiri merupakan nama kawasan goa-goa alam  yang tersebar pada daerah Sukabumi. Secara keseluruhan terdapat 3 goa yang terdapat di Buniayu, yaitu Goa Wisata, Goa Landak, dan Goa Kerek. Di goa-goa ini anda dapat melihat ornamen-ornamen seperti stalaktit, stalagmit, coloumn, flowstone, drapery, gourdam, dan canopy yang sangat indah.

5. Goa Jatijajar

Terletak di Desa Jatijajar, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen yang terletak di arah barat daya pusat kota Kebumen, Goa Jatijajar merupakan sebuah goa yang terbentuk dari batuan kapur. Goa ini memiliki panjang 250 meter, lebar 15 meter, dan tinggi rata-rata 12 meter. Goa Jatijajar, anda dapat melihat banyaknya ornamen stalagtit, stalagmit, dan tiang-tiang kapus. Di sisi lainnya, anda juga bisa melihat 8 buah deodrama dan 32 patung yang dipasang dalam goa,  patung tersebut menceritakan mengenai kisah Raden Kamandaka yang dikemudian hari lebih dikenal dengan Lutung Kasarung. Di dalam goa juga terdapat 4 sendang yang masih aktif, yaitu Sendang Mawar, Sendang Kantil, Sendang Jombor, dan Sendang Pulser Bumi. Konon katanya jika ada yang membasur muka atau mandi di Sendang kantil, maka niat ataupun cita-citanya dapat terkabul.

6. Goa Maharani

Goa yang terletak di Propinsi Jawa Timur ini memiliki pemandangan yang menakjubkan, karena stalaktit dan stalakmitnya yang masih bertumbuh dan memancarkan sinar warna-warni saat terkena cahaya. Goa Maharani tepatnya berlokasi di Gresik–Tuban, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

7.  Gua Petruk

Goa Petruk, di Dukuh Mandayana, Desa Candirenggo, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen memiliki keindahan yang menakjubkan. Meski kini Goa Petruk lebih mudah dicapai karena medannya sudah dibenahi, namun goa petruk tetap menjaga kealamian di dalam goanya. Stalaktit dan stalagmit di Goa Petruk membentuk beragam bentuk, seperti mayat, buaya, lumbung, dan payudara.
Goa bertingkat tiga ini basah dan lembab, dengan sungai, sejumlah sendang, dan air terjun. Di lantai dasar bertabur kotoran kelelawar dan serangga kecil. Air menetes dari langit-langit goa, meningkahi keheningan. Bagian kedua goa dihubungkan dengan batu terjal dengan kemiringan sekitar 45 derajat, dengan sendang dan air terjun kecil.Goa Petruk ini merupakan salah satu goa yang terindah di Jawa.

8. Gua Pindul

Gua Pindul adalah objek wisata berupa gua yang terletak di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul. Gua Pindul dikenal karena cara menyusuri gua yang dilakukan dengan menaiki ban pelampung di atas aliran sungai bawah tanah di dalam gua, kegiatan ini dikenal dengan istilah cave tubing. Aliran sungai bawah tanah dimulai dari mulut gua sampai bagian akhir gua, di dalam gua terdapat bagian sempit yang hanya bisa dilewati satu ban pelampung, sehingga biasanya wisatawan akan bergantian satu per satu untuk melewati bagian ini. Panjang gua Pindul adalah 350 meter dengan lebar 5 meter dan jarak permukaan air dengan atap gua 4 meter. Penelusuran gua Pindul memakan waktu kurang lebih selama satu jam yang berakhir pada sebuah dam. Aliran sungai yang berada di dalam Gua Pindul berasal dari mata air Gedong Tujuh.

9. Gua Barat

Goa Barat merupakan salah satu goa yang terdapat di kawasan Karst Gombong , Desa Jatijajar, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen. Berdasarkan keterangan warga , nama Goa Barat berasal dari bahasa jawa yang berarti Goa angin. Menurut juru kunci kenapa dberi nama Goa barat (Goa Angin) karena dari dalam goa selalu menghembuskan angin ke luar mulut Goa. Menurut petugas objek wisata jalur trek ini di petakan oleh tim dari perancis yang melakukan penelitian pada sekitar tahun 1880-an. Panjang goa mencapai 6,5 km jika dilakukan penelusuran memerluakan waktu 5 jam. Tempat ini disebut sebagai “Kratonan” karena berdasarkan orang orang yang pernah kesana sesekali terlihat seperti keraton dan bebatuan disana seolah hidup karena trus berkedip bila terkena cahaya.

10. Gua Surupan

Goa Surupan adalah satu dari 100 lebih goa di Kawasan Karst Gombong Selatan. Goa Surupan meliputi dua desa yakni desa Argopeni dan Desa Karangduwur kecamatan Ayah kabupaten Kebumen Jawa Tengah. Goa Surupan sangat terkenal di kalangan pecinta alam dan para peneliti goa dari nusantara maupun mancanegara. Goa Surupan juga memiliki keindahan stalakmit maupun stalaktit seperti goa-goa lainnya. Ornament goa di Goa Surupan sangat indah menempel di dinding lorong gua maupun didasar goa. Di Goa Surupan banyak juga ditemui sejumlah hewan seperti kelelawar, srewiti, lawet, udang, pelus bahkan kura-kura endemik. Goa Surupan memiliki sebuah sungai bawah tanah yang cukup deras. Sungai yang mengalir dari Bukit Gadung dan melewati perkampung akan meresap seluruhnya kedalam goa ini. Sehingga di kala musim penghujan pengunjung dihimbau untuk berhati hati dengan potensi banjir bandang di dalamnya.

Saat ini 0 comments :