Latar Belakang Seni Orphisme Dengan Gaya Seni Lukis yang Cenderung Abstrak

Friday, April 22, 2016 : 1:29:00 PM

Orphisme ialah gaya seni lukis yang cenderung abstrak. Atau dapat juga dikatakan sebagai karya lukis murni abstrak‘ yang dinyatakan di Paris antara  akhir 1911 dan awal 1914.  Sebagai gerakan yang diperlihatkan dalam karya cipta penyair Guillaume Apollinaire, yang memberi  nama pada pameran Section d‘Or pada Oktober 1912. Dia berusaha memberi kategori variasi kecenderungan dalam kubisme (batasan sangat bebas) dan digunakan istilah Orphic Cubism‟ untuk menyebut sejumlah pelukis  yang bergerak dari pengakuan subject-matter. Orphisme tidak sepenuhnya sesuai dengan batasan Apollinaire yang juga mempunyai dua paham. Hal ini disebabkan oleh perbedaan antara para pelukis seperti Robert Delaunay, Fernand Leger, Marchel Duchamp, Francis Ficabia, dan mungkin juga Frank Kupka- yang setidaknya memiliki beberapa persamaan di antara mereka. Hanya Ficabia dan Delaunay yang bergerak dalam pengolahan bentuk dalam lukisannya. 



Apollinaire membuat analisis yang dimulai dari beberapa bentuk seni yang tidak  membutuhkan subject-matter  dan mempercayakan  pada bentuk dan warna untuk mengkomunikasikan gagasan serta perasaan (sebagainana para Orphis telah melakukannya melalui bentuk-bentuk murni suatu musik).

Baca Juga:
Hal itu telah mendasari asumsi bahwa perkembangan ke arah abstrak dianggap sebagai puncak seni Barat. Para Orphis yang tidak seperti Mondrian tokoh abstraksi mengejar satu sikap konsisten ke arah abstraksi atau yang bukan abstrak dari mereka yang secara nyata mengklaim, secara diam-diam telah menghukum melalui standar ini . Bagaimanapun seseorang yang lebih dulu sebagai abstraksionis telah keluar menghimpun menjadi abstrak; mereka mengekspresikan pernyataan tertentu dari kesadaran yang mereka gambarkan cenderung ke arah abstraksi, tetapi hal ini tidak mengakibatkan mereka tertarik dalam mengekspresikan pemikiran yang lain yang mengakui gagasan yang tepat. Dalam kenyataannya tingkat lukisan murni  (yang digunakan oleh Apollinaire sebagai persamaan dari Orphisme) tidak perlu bersifat nonrepresentasional. Hal itu berarti lukisan merupakan susunan kebebasan dalam diri dari susunan naturalistik. Uraian ini cukup luas yang membolehkan aneka ragam ekspresi  dalam Orphisme. 

Saat ini 0 comments :