Latar Belakang, Prinsip Plastis dan Filosofis De Stijl

Wednesday, April 27, 2016 : 12:20:00 PM

Latar Belakang

“Seni sebagai pengganti keindahan dalam kehidupan masih dalam keadaan tidak mencukupi. Itu akan hilang seperti proporsi kehidupan yang memperoleh keuntungan yang seimbang” (Piet Mondrian)

De Stijl atau gerakan Neoplastisisme telah berlangsung selama 14 tahun yaitu tahun 1917 – 1931, atas karakteristik yang penting dari kerja tiga orang seniman, yaitu Piet Mondrian, Theo Van Doesburgh, dan seorang arsitek Gernit Rietvield. Tujuh orang anggota pendiri lainnya dan sedikitnya sembilan anggota tidak tetap yang dibentuk di bawah kepemimpinan Vav Doesburgh tahun 1917 dan 1918. Vantougerloo dan Huszar serta para arsitek, Oud, wills dan Van Hoff dan seorang sastrawan, yang semuanya memandang ke belakang sebagai katalitik, tetapi memberikan gambaran secara relatif. Meskipun mereka memainkan aturan yang penting tapi tidak jelas dalam hasil-hasil kerjanya. Yang mencanangkan pertama De Stijl adalah majalah De Stijl yang diterbitkan November 1918, di bawah pimpinan Van Doesburgh.

Pergerakan De Stijl hadir dalam 2 bentuk hubungan konflasi, yang pertama yaitu filsafat neoplatonik dari seorang matematikawan Dr. Schoenmaekers di Bussum,pada tahun 1915 dan 1916. Pendapatnya berjudul The New Image of The World ( Suatu Gambaran Dunia Baru 0 dan prinsip-prinsip matematika plastis (The Principles of Plastic Mathematics / Beeldende Wiskunde ) dan yang kedua diterima dari konsep arsitektur Hendrik Petrus Berlage dan Frank Lloyd Wright.

Prinsip Plastis dan Filosofis De Stijl

Ahli sejarah seni Belanda H.L.C. Jaffe mengatakan bahwa prinsip plastis dan filosofis dari pergerakan De Stijl sesungguhnya berdiri sendiri. Dalam bukunya Gambaran dunia Baru ia menunjuk pada masa pra-eminen kosmik di dalam orthogonal, yang dilanjutkan bahwa ada 2 daerah fundamental yang berlawanan yang membentuk bumi kita yaitu garis horizontal ( garis yang searah pergerakan bumi mengelilingi matahari, dan garis vertikal yaitu pergerakan spasial secara mendalam dari sinar yang murni pada pusat matahari). Pada tulisannya yang sama ia menyatakan tentang sistem warna primer De Stijl: ada tiga prinsip warna primer yang penting yaitu kuning, biru dan merah.

Warna-warna itu hanyalah warna yang ada kuning adalah pergerakan dari sinar, biru adalah warna kontras menuju kuning, sebagai warna, biru merupakan cakrawala. Ini adalah garis secara horizontal. Merah adalah warna semburan dari kuning dan biru, Kuning mengeluarkan cahaya, biru mengembalikannya dan merah memantulkannya. berbeda antara Weltanschauung dan Frank Lloyd di mana horizontal ditekankan sebagai garis, garis yang berlawanan yang setiap inci ketinggian menghasilkan suatu kekuatan yang luar biasa.

Baca Juga: Perkembangan Gerakan De Stijl

Bentuk karya Mondrian merupakan komposisi pertama postkubis dengan garis patah horinzontal dan vertikal yang ekslusif. Pada hakekatnya para seniman bermufakat kembali dari Paris ke Belanda bulan Juli 1914, dan pada saat itu ia berkomunikasi dengan Schoenmaeker hampir setiap hari di Larent. Pada sisi yang lain seorang arsitek Robert Van‘t Hoff telah melakukan perjalanan sebelum perang di States, di Huis-ter-Heide tahun 1916, villa yang luar biasa dibangun untuknya dengan desain gaya Wrightian.

Pertentangan antara Schoenmaeker dengan Van‘t Hoff memainkan peranan penting dalam pergerakan sebelum 1917. Mereka kemudian menyampaikan maksud mereka. Pendapat mereka masing-masing diperlihatkan, dan segera diwujudkan sebelum perang oleh pergerakan pusat, mereka adalah Mondrian, Van Doesburg, dan Rietvield.

Seniman lainnya yang berusia pendek selama periode pertengahan sebelum perang yaitu seniman Belgia: George Vantongerloo, dan ahli abstraksi Belanda yang terkenal, Bart van der Leck. Sumbangan mereka kelihatannya penting untuk De Stijl yang akan mengembangkan konsep estetiknya.

Saat ini 0 comments :