Lombok International Bamboo Architecture Festival - LIBAF

Tuesday, May 19, 2015 : 1:45:00 AM

Lombok International Bamboo Architecure Festival” (LIBAF) ini diselenggarakan oleh Ikatan Arsitek Indonesia, IAI NTB, dan Budi Pradono Architects. Karya-karya tersebut adalah karya terbaik yang dipilih melalui proses seleksi oleh tim kurator yang terdiri dari Budi Pradono, IAI, Jay Subiakto, Asmudjo Jono Irianto, dan Dipl.Ing. Christoph Tˆnges (CONBAM ñ Advanced Bamboo Application, Germany)


Ketua Ikatan Arsitek Indonesia & Nusa Tenggara Barat (IAI NTB), Rahman Wibisono, IAI, menjelaskan bahwa LIBAF dengan tema Re-Design the World with Bamboo 2013, ini adalah kegiatan festival bambu pertama yang diselenggarakan di Indonesia. Festival bertujuan mengembangkan ekonomi kreatif di Pulau Lombok melalui desain arsitektur dengan memanfaatkan dan meningkatkan nilai bahan lokal tetapi tetap menjaga lingkungan yang berkelanjutan.


Bambu, salah satu tanaman dengan pertumbuhan tercepat di dunia, telah memperoleh signifikansi budaya dan ekonomi di Asia Tenggara tidak hanya karena pertumbuhan cepat, tetapi juga berkat kekuatan luar biasa, yang memungkinkan untuk sering digunakan sebagai bahan bangunan bukan baja.

Ini tanaman monokotil aneh juga merupakan bahan yang populer dalam masakan Asia dan dapat digunakan untuk membuat baik-baik saja, furniture tahan lama dan struktur yang beragam lainnya. Dan bambu juga merupakan pusat dari festival internasional dimulai tahun 2013 di Lombok, Indonesia, dengan harapan menjadikannya sebagai acara tahunan.


Berikut ini adalah video karya-karya Instalasi Bambu yang telah dibuat oleh 300 peserta, termasuk arsitek, mahasiswa arsitektur, dan seniman dari seluruh dunia. Ada 28 karya arsitektur terbuat dari bambu terpajang di pantai ini. Karya-karya yang didesain oleh lebih dari 12 negara peserta tersebut berjajar sepanjang 200 m di pinggir Pantai Senggigi, di Pantai Duduk, Kecamatan Batu Layar, Lombok Barat.

Saat ini 0 comments :