Proses Pengolahan Kulit Mentah

Wednesday, March 11, 2015 : 3:18:00 PM

Kulit mentah ialah kulit binatang yang belum disamak (diawetkan dengan menggunakan obat penyamak). Kulit yang digunakan sebagai bahan baku kerajinan kulit biasanya berasal dar i kerbau dan sapi. Cara menentukan dan memilih bahan disesuaikan dengan bentuk dan kegunaan barang yang dibuat. Kulit perlu diolah terlebih dahulu sehingga menjadi bahan yang siap untuk dipakai menjadi bahan kerajinan kulit mentah. Bahan untuk kerajinan kulit mentah perlu disiapkan melalui proses: mengeringkan dan meratakan kulit mentah tersebut dapat dipergunakan sebagai bahan kerajinan kulit mentah.

Proses Pengolahan Kulit Mentah (Perkamen)
a. Alat 
1. Jemuaran/gawangan 
2. tali (dpat digunakan bahan bambu yang dipilin, plastik dan ijuk) 
3. pisau 
4. batu asah 
5. ampelas 
6. kain lap 
b. Bahan 
1.kulit kerbau 
2.kulit sapi

LANGKAH-LANGKAH AWAL PENGOLAHAN KULIT MENTAH PENYAMAKAN TRADISIONAL:

1.Merendam 
Kulit yang kering dan kaku perlu direndam di dalam bak, sungai atau di dalam Lumpur selama sekitar 12 jam. Maksud perendaman ialah untuk menjadikan kulit lunak seperti baru sehingga nantinya mudah direntang. Kulit segar tidak perlu. Kulit yang direntangkan akan menjadi rata permukaannya. 
2. Melubangi 
Kulit direntangkan di tanah kemudian dilubangi pada bagian tepi dengan menggunakan pisau untuk memasukkan tempat tali.
3. Merentang 
Kulit direntangkan dengan cara mengikatkan tali pada kulit dengan gawangan atau jemuran agar kulit menjadi mulur.
4.Membuang daging 
Setelah kulit direntangkan, sisa daging yang masih melekat pada kulit dihilangkan dengan menggunakan pisau seset. Bila terlalu kering dan sulit untuk diambil dagingnya, kulit disiram dengan air terlebih dahulu. 
5.Mengeringkan kulit 
Setelah daging dihilangkan, posisi tali dikencangkan dan kulit dikeringkan dibawah sinar matahari. Pada pagi hari, pengeringan antara jam 07.-10.00. dan pada sore hari antara jam 14.00 -16.00 6.Mengerok 
Setelah kulit kering, pengerokan mulai dilakukan pada bagian dalam dengan arah pengerokan dari atas ke bawah. Setelah itu pengerokan dilakukan pada bagian luar dengan arah pengerokan dari atas ke bawah. Pengerokan dilakukan sampai kulit kelihatan bersih dan transparan. 
7. Membersihan dan mengampelas 
Setelah selesai pengerokan bagian dalam dan luar, kulit diampelas dan dilap menggunakan kain yang dibasahi dengan air. 
8. Mengiris 
Setelah semua bersih dan sama tebalnya,kulit siap untuk diiris keliling dengan tujuan untuk melepas kulit dari rentangan dan menghilangkan bekas sisa -sisa lubang di bagian tepi dengan pisau seset.

Baca Juga: Macam-Macam Kulit yang Digunakan sebagai Bahan Pembuatan Karya Kriya Kulit

Saat ini 0 comments :